Email Eli Cohen Atas Penyuapan PSSI
- February 2, 2011
- 7 comments
Seperti yang kita ketahui, akhir-akhir ini Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan menerima sebuah email dari EliCohen yang mengaku sebagai pegawai pajak di lingkungan Kementrian Keuangan Republik Indonesia. Dalam email tersebut, Eli bercerita soal kekecewaannya mendengar adanya ketidak beresan yang terjadi saat Indonesia yang tampil luar biasa di turnamen tersebut. Apalagi, tiba-tiba Indonesia takhluk, setelah dihajar telak Malaysia 3-0. Kekalahan tersebut, menurutnya, telah diatur sebelumnya agar Indonesia kalah dari Malaysia.
Eli mengatakan bahwa kekalahan tim sepak bola Indonesia dari tuan rumah Malaysia saat itu adalah sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai. Hal ini terjadi karena adanya permainan skandal suap yang dilakukan oleh Bandar Judi di Malaysia dengan petinggi penting di PSSI.
Lebih lanjut, Eli juga mengatakan dalam suratnya bahwa hasil menjual kemenangan Indonesia kepada bandar judi tersebut kemudian digunakan untuk membiayai Kongres Tahunan PSSI di Bali beberapa waktu lalu.
Eli juga menambahkan, sinar laser yang kemudian dianggap sebagai biang kekalahan timnas juga termasuk salah satu bagian dari skenario besar membuat timnas kalah. Karena, dengan kekalahan tersebut, oknum PSSI yang tega membuat timnas kalah tersebut kemudian mendapatkan keuntungan berlipat dari bandar Malaysia.
ISI EMAIL ELI COHEN
From: eli cohen
Date: Sun, 30 Jan 2011 14:36:16 +0700
To: ; ;Subject: Mohon Penyelidikan Skandal Suap saat Piala AFF di Malaysia
Kepada Yth.
Bapak Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Republik IndonesiaDi Jakarta
Dengan Hormat,
Perkenalkan nama saya Eli Cohen, pegawai pajak dilingkungan kementrian Keuangan Republik Indonesia. Semoga Bapak Presiden dalam keadaan sehat selalu.
Minggu ini saya membaca majalah tempo, yang mengangkat tema khusus soal PSSI. Saya ingin menyampaikan informasi terkait dengan apa yang saya dengar dari salah satu wajib pajak yang saya periksa dan kebetulan adalah pengurus PSSI (maaf saya tidak bisa menyebutkan namanya) . Dari testimony yang disampaikan ternyata sangat mengejutkan yaitu adanya dugaan skandal suap yang terjadi dalam Final Piala AFF yang dilangsungkan di Malaysia.
Disampaikan bahwa kekalahan tim sepak bola Indonesia dari tuan rumah Malaysia saat itu adalah sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai. Hal ini terjadi karena adanya permainan atau skandal suap yang dilakukan oleh Bandar Judi di Malaysia dengan petinggi penting di PSSI yaitu XX dan XXX. (ia menulis inisial dua nama, red).
Dari kekalahan tim Indonesia ini baik Bandar judi maupun 2 orang oknum PSSI ini meraup untung puluhan miliar rupiah.
Informasi dari kawan saya, saat dikamar ganti dua orang oknum PSSI ini masuk ke ruang ganti pemain (menurut aturan resmi seharusnya hal ini dilarang) untuk memberikan instruksi kepada oknum pemain. Insiden “laser” dinilai sebagai salah satu desain dan pemicunya untuk mematahkan semangat bertanding.
Keuntungan yang diperoleh oleh dua oknum ini dari Bandar judi ini digunakan untuk kepentingan kongres PSSI yang dilangsungkan pada tahun ini. Uang tersebut untuk menyuap peserta kongres agar memilih XX kembali sebagai Ketua Umum PSSI pada periode berikutnya.
Saya bukan penggemar sepak bola, namun sebagai seorang nasionalis dan cinta tanah air saya sangat marah atas informasi ini. Nasionalisme kita seakan sudah dijual kepada bandar judi untuk kepentingan pribadi oleh oknum PSSI yang tidak bertanggung jawab.
Oleh karenanya saya meminta Bapak Presiden untuk melakukan penyelidikan atas skandal suap yang sangat memalukan ini.
Semoga Tuhan memberkati Negara ini.
Hormat Kami,
Eli Cohen
Pegawai PajakTembusan
1. Menteri Olah Raga
2. Ketua KPK
3. Ketua DPR
4. Ketua KONI
-
SearchTerms :indonesia vs malaysia pb, cheat empires elie buat karen, etc

amankan pertamaxxx,,
indonesia miskin nasionalisme
reply this comment →
riffrizz February 2nd, 2011 , 10:09 pm
@rezaprama|bloggersmp, maaff (doh) komentar sampeyan ditangkep aki Ismet saya, soalnya ada link mencurigakan, dan maaf lagi link tersebut sudah saya hapus (doh)
Cuma bisa berdoa semoga apa yang tertera dalam email itu adalah sebuah kebenaran… Hehehe…
So, perbaikan adalah sebuah kemutlakan…
Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…
reply this comment →
riFFrizz February 3rd, 2011 , 1:07 pm
@Denuzz BURUNG HANTU, terlambat lebih baik daripada tidak samasekali (doh)
umurnya berapa sih gan? kok masih disuapi?
reply this comment →
riffrizz February 3rd, 2011 , 8:13 pm
@Reza Saputra, kira2 baru empat tahunan, eh berapa ya, pokoknya masih balita kayaknya (thinking) (batamerah)